Di Bawah Sinar Jingga

Senja ini tak seindah dulu
ketika aku dan kamu masih satu
bercerita di bawah sinar jingga
hingga lupa kerasnya dunia
lupa tentang tugas yang menumpuk
juga beban hidup yang tertumpuk
aku adalah manusia terbahagia kala itu
duduk di sebelahmu, mendengarkan ceritamu, dan sesekali menertawai tingkahmu yang lucu
bukankah itu sudah sempurna bagi manusia biasa?
hingga pada akhirnya kamu memilih untuk kembali berkelana
mencari makna hidup katamu
jadi waktu kita selama ini tak bermakna?
atau itu hanya alibimu saja?

Euforia
15 Agustus 2019

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai